Perampokkan Uang Gaji Karyawan Senilai Rp.70juta di Depok

0
111

DEPOK– Kapolsek Limo Komisaris Iskandar mejelaskan bahwa uang Rp 70 Juta yang merupakan milik nasabah bank Syahpudin (26) warga Perumahan Elok, Pondok Petir, Depok, yang digasak dua penjahat di Jalan Cinere, Selasa (16/1/2018) siang, adalah uang untuk membayar upah dan gaji karyawan.

Sebab kata dia, Syahpudin diketahui merupakan bos proyek atau berprofesi sebagai kontraktor.

“Uang yang dicuri pelaku dari mobil korban untuk membayar upah dan gaji karyawan atau pekerjanya. Sebab korban berprofesi sebagai bos proyek atau bisa dibilang kontraktor. Intinya dia pengusaha swasta,” kata Iskandar kepada Warta Kota, Selasa (16/1/2018) sore.

Iskandar menuturkan aksi dua pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion, terhadap Sahpudin yang menumpang Avanza putih B 1432 FZO bersama sopirnya Usman, terjadi di Jalan Cinere, Limo, Depok, tepatnya di depan Kantor Pos Cinere, atau sekitar 20 meter dari Mapolsek Limo, Selasa (16/1/2018) sekira pukul 13.00.

Pelakunya berdasar keterangan saksi dan korban, kata Iskandar adalah dua pria yang berboncengan sepeda motor Yamaha Vixion.

Menurut Iskandar sebelum kejadian, Syahpudin baru saja mengambil uang Rp 70 Juta dari Bank Mandiri Cinere, yang berada sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.

Ia kemudian bersama sopirnya Usman mengendarai Avanza miliknya dan hendak pulang melalui Jalan Cinere Raya.

“Di depan Kantor Pos Cinere, mobil kiri korban, kempes. Sehingga korban berhenti. Sementara sopirnya mengganti ban mobil yang kempes, korban makan batagor tak jauh dari mobilnya,” kata Iskandar kepada Warta Kota, Selasa (16/1/2018).

Saat itu kata Iskandar, tas berisi uang Rp 70 Juta dan surat berharga diletakkan di bangku depan mobil.

“Korban dan sopirnya tidak mengunci pintu mobil. Tiba-tiba datang 2 orang yang berboncengan mengendarai sepeda motor dan langsung membuka pintu depan kanan mobil yang tidak dikunci. Mereka mengambil tas berisi uang Rp 70 Juta dan surat berharga milik korban, dari dalam mobil,” kata Iskandar.

Ia mengatakan pihaknya tengah memeriksa rekaman CCTV baik di Bank Mandiri Cinere dan CCTV di Kantor Pos Cinere.

“Korban dan sopirnya masih kami mintai keterangan,” kata Iskandar.

Menurutnya diduga kuat korban sudah diikuti pelaku sejak Bank Mandiri. “Dari pemeriksan ban mobil korban yang kempes diketahui, diduga kuat hal itu sengaja perbuatan pelaku dengan menusukkan paku ke ban mobil. Artinya pelaku sudah mengikuti korban sejak dari bank dan sudah mengincarnya,” kata Iskandar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here