Ambon– Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Pattimura, Ambon, Makuku Utara, minggu (17/2) mengalami kericuhan. Ketika kegelisahan akan kelanjutan sidang kongres, peserta mendapatkan kepastian dari pihak panitia bahwa sidang akan dilanjutkan pada (17/02/2018) jam 21.00.

Akan tetapi kepastian agenda sidang tersebut kembali memunculkan kekecewaan dari pihak peserta sidang, sehingga sidang kongres kembali di skorsing sampai pukul 23.00 dini hari. Alasan Dari presidium sidang dikarenakan banyak keributan yang terjadi terkait masalah tersebut.

Banyak peserta kongres yang memprotes terkait kebijakan tersebut hingga lagu hmi pun dikumandangkan setiap 10 menit sekali di karenakan kericuhan tidak kunjung surut. Sidang pun dilanjutkan pasca skorsing berakhir untuk menentukan perwakilan untuk pemilihan Presidium sidang. Pada akhirnya keputusan adalah 6 untuk badan koordinasi (BADKO), 1 PB HMI, 1 Badan Koordinasi Nasional (BAKORNAS) dan 1 dari Cabang penyelenggara yaitu cabang Ambon.

Masing-masing calon dari PB diwakili oleh, zulfahri asmar kemudian dari Badko Jatim terpilih Ahmad Hanafi dll. Sidang kembali ricuh setelah terpilihnya perwakilan BADKO SULSELBAR yaitu Sandra Masta disinyalir terpilihnya Sandra Masta melalui jalur SC, sedangkan Sulselbar tidak merekomendasikan Sandra Masta. Para peserta BADKO SULSELBAR risih dengan hasil tersebut yang berujung tidak sepahamnya antara peserta BADKO Sulserbar terkait sengan BADKO SUMATERA. Mereka menuntut untuk Peninjauan kembali terkait masalah Konsideran yang sudah ditetapkan presidium sementara.

Para panitia sempat kewalahan untuk mengawal kericuhan tersebut hingga akhirnya sidangpun kembali dipending untuk masalah yang diperdebatkan tersebut.
Dilanjutkan dengan mediasi peserta sidang untuk menenangkan keadaan agar lebih kondusif lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here